SELAMAT DATANG

"Kekasihku Adalah Penyejuk Hatiku"

_ pagi ini ku termenung dalam ruangan tanpa asap
pikiranku tak setenang air dalam bak
aku ketakutan saat ku ingat malam itu
amarahku keluar di hadapanmu
tanpa perasaan dan tanpa pikiran bersihku
sangat mudah ku ucap kepadamu akupun merasakannya saat ini
betapa lemahnya diri ini
sampai tak bisa menahan sebuah perasaan kesal
dan akupun merasakan saat ini
merasa takut kau berubah padaku
dan perlahan membenciku karena lemahnya aku saat ini ku tulis sebuah bait tentang ddirku
air mata yang keluar tanpa di sengaja
telah menetes hingga menutupi tulisan ini
aku sangat takut akan kelemahan aku di hadapanmu
bukan takut kehilangan dirimu
tapi akau takut kehilangan cintamu padaku..

Congratulations Sleep beloved friend.


already so late at night
matapun not stand up in faint
you're a gluttonous propped on a chair
hurry up you move in your place
I always take care of your beautiful dreams and shadows
here my story
tuk just makes you fell asleep in bed
Bagun to wake up from that is not on purpose
when you dream
hurry back into the flower garden
as you dream of yesterday
we were both full of jokes about love
present in my dreams a beauty
My love will always give you
I said in fact this
night had changed in the morning
only the dark is still a reality this morning
which are accompanied by beautiful full moon with its light
good night my beloved friend

Kapan mau Insaf ?


Warna-warni dunia gemerlap semua
 Membujuk seksi getarkan naluri
 Ini jiwa muda
 Sudah selayaknya aku berfoya

Insan tergiur tuk cicipi
 Nikamat kurasa, nikmat kuserap
 Ingat saudara
 Semua miliki dua makna

Kau pilih hampa sebenarnya
 Mengapa pilih nikmat awalnya
 Semua sudah tertulis
 Semua telah tergambarkan

Bagi mereka neraka telah dirakit
 Insyaflah saudara, jauhi dini
 Tapi kembali segala pilihanmu
 Surga atau neraka

Rahasia Hati

di sebalik tirai kalbu
kita berteka teki
mencari makna kasih
dan kesetiaan
saling menguji kesabaran
sedang jiwa kian tidak keruan.

Masihkah begitu?
tika pertemuan di hujung waktu
tiada mengizinkan
untuk saling menduga
siratan kalimah
dan gemalai bicara
sedangkan rahsia ini
masih tersimpan rapi
jauh di lubuk hati.

Apakah kita dapat meneka?
agar kita dapat tersenyum
dan tertawa
saat terucap
kalimat keramat.

HUJAN DI BULAN JUNI.

Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon bunga itu


Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu


Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
Diserap akar pohon bunga itu

Aku Adalah...

Aku adalah kala aku sedang dijatah cerita hidup yang tidak aku inginkan, akan terlihat aku yang sebenarnya. Aku yang tidak bisa berpura-pura. Aku yang ternyata nggak ada apa-apanya. Aku yang tidak berdaya. Aku yang malah mungkin memilih menghindar dari rasa ketidaknyamanan yang terus mengejar di sudut hati. Aku ternyata jiwa yang lemah, yang tidak berdaya… kelas kacangan. Cemen!
Aku adalah manusia yang sedang dilanda khawatir, jangan-jangan menghadapi kematian nanti aku malah lebih cemen, naudzubillah….
Jadi aku adalah manusia yang sedang bersedia dan sadar ‘melunta-luntakan’ perasaannya, menunggu matahari terbit dari sudut hatinya untuk menyinari lekukan-lekukan hati yang sedang temaran sinarnya…
Kalau aku mau sukses dunia sini dan ‘dunia sana’, aku harus lebih keras berusaha menggapai ultimate goal yang sudah aku ‘setujui’ sewaktu masih berumur 40 hari di kandungan bunda.
Aku memang bukan siapa-siapa karena aku adalah kosong, nol, tidak ada!